Home » Knowledge Base » Naungan Kakao Perlu di Pangkas

Naungan Kakao Perlu di Pangkas

JOHN DOE
Petani Kakao Desa Arusu
“Kalau tidak dipangkas, rantingnya jatuh dan mengenai tangkai Kakao. Ini kesulitannya, tapi ada bagusnya juga seperti Kayu Bitti selain menjadi pelindung juga bagus harganya kalau dijual”

Budi daya tanaman kakao memerlukan pohon penaung yang berfungsi untuk mengurangi intensitas penyinaran, menekan suhu maksimal dan laju evapotranspirasi, serta melindungi tanaman dari angin kencang. Tanaman kakao dapat berproduksi tinggi pada kondisi tanpa penaung, asalkan semua faktor tumbuh dalam posisi yang optimal terutama pada kesediaan nutrisi. Kenyataannya, kondisi seperti ini sukar dan mahal untuk mencapainya. Upaya yang tepat dalam budi daya kakao adalah menggunakan pohon penaung tetapi dengan pengaturan yang baik.

Pemangkasan seperti Kelapa dan Pinang, dengan ketinggian 10 meter, maka tidak perlu ada pemangkasan. Namun Beberapa jenis pelindung seperti Jenis Kayu, Lantoro, Turi, Pete, Sengon ( Paraseriantes), jati ( grandis), dan mahoni (Mahagony sp.) dan kayu lokal seperti Bayam Jawa, Nyato, Lawaleang dan lainnya perlu Pemangkasan.

Baca Juga

Hal yang penting untuk menjadi perhatian dalam pemangkasan tanaman penaung :

  • Penaung Sementara yang ditanam lebih awal, Saat bibit tanaman sudah produktif 2 tahun , kemudian di tata dan dapat diganti dengan dengan tanaman Penaung Tetap yang telah ditanam . Penaung Sementara biasanya Pisang, Gamal dan Lainnya. 
  • BIla menggunakan tanaman pisang sebagai pelindung, Penyiangan diperlukan, terutama pada tanaman muda. Bagian piringan pohon pisang dibebaskan dari gulma dan mengupayakan untuk mengurangi jumlah anakan pisang. Jika bisa tidak ada anakan yang muncul, karena akan makin sempit.
  • Bila Daun Tanaman Kakao sudah saling menutup dengan satu sama lain, maka tangkai pada Tanaman Penaung juga perlu dikurangi. 
  • Pemangkasan menyesuaikan dengan cahaya matahari, bilamana terlalu rimbun dan tanaman kakao tidak mendapat cahaya matahari 75% maka dilakukan pengaturan tangkai naungan. 
  • Meninggikan Kanopi Naungan lebih baik, seperti kanopi Kelapa yang mana daun kelapa tinggi sehingga memungkinkan cahaya matahari mengena tanaman kakao pada saat kemiringan kurang dari 75% atau dari samping kiri kanan. 

Penting untuk diingat bahwa, pengelolaan secara khusus perlu apabila akan menghadapi musim hujan, atau kondisi kebun yang lembab. Tanpa pengelolaan naungan, maka akan berisiko buah terserang penyakit Busuk Buah Hitam. Hal ini kurangnya cahaya matahari yang mengena hingga tangkai dan tanah.

Apakah Anda terbantu dengan artikel dan tulisan ini ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *