Standar Pertanian Lestari SAN 2017

Current Status
Not Enrolled
Price
Free
Get Started

Prinsip SAN sebagai standar yang telah diterapkan di banyak perkebunan di dunia dan saat ini di Indonesia seperti komoditi kakao, kopi, dan lainnya dimana petani mendapatkan manfaat dari industry berupa jaminan harga yang adil, insentif dan pasar yang terbuka untuk menerima produk sehingga hasil kakao memiliki daya saing tinggi, mutu dan kualitas biji kakao, data kebun yang valid dan mendapat kepercayaan dari konsumen dan buyer internasional akan hasil kakao yang berkelanjutan.

Dalam lampiran Peraturan Menteri Pertanian Nomor 48/Permentan/OT.140/4/2014 dimana Konsepsi produksi kakao berkelanjutan telah diadopsi dalam perdagangan kakao melalui sertifikasi : Fair Trade, UTZ, Organic Cocoa, Rainforest Alliance.Sertifikasi diberikan setelah dilakukan inspeksi oleh suatu Lembaga Sertifikasi yang telah diakreditasi. Inspeksi dan sertifikasi dilakukan berdasarkan standar tertentu sesuai dengan permintaan negara tujuan ekspor. Sebagai contoh untuk ekspor ke negara-negara Uni Eropa pada umumnya diinspeksi dan sertifikasi menurut standar Euro GAP. Dengan adanya sertifikasi tertentu oleh lembaga kompeten, maka diharapkan mempermudah pemasaran produk dan berpeluang untuk memperoleh premium harga.

Daftar Komunitas Petani Kakao

Konsultasikan Kebun Anda, Daftar Petani